Tue. Jun 25th, 2024
Transfromasi Siaran Radio Dari Analog Ke Digital

Transfromasi Siaran Radio Dari Analog Ke Digital

Transfromasi Siaran Radio Dari Analog Ke Digital – Dikategorikan sebagai media komunikasi massa. Saat ini radio yang selama ini dikenal sebagai media massa tertua sudah bisa menjelma menjadi media baru. Komunikasi massa merupakan suatu perangkat kelembagaan media dimana media dapat mengirimkan pesan yang Bantuan oleh berbagai saluran. Misalnya surat kabar, majalah, buku, film, radio dan televisi.

Pada awal tahun 80an dan 90an, penggunaan radio analog sangat masif. Pada mulanya teknologi analog menggunakan gelombang elektromagnetik dalam menyampaikan sinyal. Namun seiring pesatnya perkembangan teknologi, radio pun ikut berinovasi. Sistem radio kini beralih ke siaran radio digital. Teknologi ini mentransmisikan informasi melalui sinyal digital.

Selama lebih dari 90 tahun radio masih menjadi media massa yang paling banyak dinikmati, terluas, dan paling fleksibel. Keuntungan lainnya adalah kecilnya biaya distribusi dan produksi yang berarti bahwa radio bisa mencapai dunia dari sudut pandang lokal dan dapat menanggapi keperluan akan petunjuk lokal. Bila ditimbang dengan media massa lainnya program-programnya mencerminkan kepentingan lokal dan dapat berkontribusi terhadap pengembangan budaya, perekonomian, dan komunitas lokal itu sendiri.

Dari data KG Radio Network, pendengar radio secara streaming mengalami peningkatan sebesar 70% dan hal ini disebabkan oleh adanya pandemi. Melalui kondisi ini radio dapat menyongsong era digital dan memberikan dampak yang sangat positif. batasan jangkauannya yakni 20 Km. Dengan streaming, radio sangat terbantu agar lebih mudah diakses dari mana saja.

Berbagi cerita dari salah satu pendengar di Ukraina yang sangat terbantu dengan adanya radio streaming ini. Pendengar sangat menyambut baik kehadiran radio streaming karena bisa mengetahui situasi terkini di Indonesia. “Radio streaming bisa menembus ruang dan waktu. Tidak ada lagi batasan. Radio bisa menemani mereka, bahkan pendengarnya di luar Indonesia, dalam berbagai keadaan.

Transfromasi Siaran Radio Dari Analog Ke Digital

Revolusi penyiaran radio dari analog ke digital memberikan keuntungan tersendiri bagi pendengarnya. Pasalnya, dari segi kualitas radio digital tentu lebih baik dibandingkan radio analog. Bunyi yang dikeluarkan radio digital juga bisa menahan terhadap gangguan  gelombang radio (noise) lainnya. Dikarenakan itu pendengar memperoleh suara siaran yang lebih jernih dan hemat biaya.

Radio memiliki beberapa fungsi, seperti menyampaikan pesan, mendidik, membujuk, dan menghibur. Selain itu radio lebih fleksibel dibandingkan media komunikasi lainnya. Radio bersifat mobile dan portabel. Orang bisa membawa radio kemana saja. Sumber energinya juga kecil. Radio dapat diintegrasikan dengan fungsi alat penunjang kehidupan lainnya, misalnya mobil dan telepon seluler.

Harga radio juga relatif lebih murah dibandingkan media lainnya. Radio mempunyai sifat intrusif artinya mempunyai daya tembus yang tinggi ke segala penjuru. Selain itu, radio digital juga biasanya lebih mudah diatur. Pengguna tidak perlu mengutak-atik radio analog. Radio digital mempermudah para pengguna untuk mempercepat, menjeda, atau bahkan menyimpan siaran radio. Terlebih lagi kini radio juga dapat didengarkan lewat handphone yang selalu ada dalam genggaman.

Radio bersifat fleksibel, artinya mudah dalam membuat program dengan cepat dan sederhana, dapat mengirimkan pesan dengan segera, dan dapat melakukan perubahan dengan segera. Terakhir radio lebih mudah bila diibaratkan dengan alat media massa lainnya. Mudah dioperasikan, mudah dikelola, dan mudah diisi.

Seiring berjalannya waktu, radio telah menjelma menjadi bagian dari era digital. Sebagai sarana informasi, radio juga menjadi sarana peningkatan karir seseorang. Secara ekonomi, radio masih menjanjikan.

Revolusi Penyiaran Radio Dari Analog Ke Digital

Radio internet atau sering disebut radio digital melibatkan media streaming. Pendengar langsung dapat mendengarkan aliran audio melalui Internet secara terus menerus. Streaming audio tidak dapat dihentikan atau diputar ulang, berbeda dengan presentasi podcasting. Untuk menikmati siaran podcasting, pendengar harus mendownload file rekamannya terlebih dahulu.

Di era digitalisasi dan internet pendengar radio tidak hanya berpartisipasi melalui telepon. Tetapi juga melalui akun media sosial seperti aplikasi pesan singkat WhatsApp atau Twitter. Penelitian dengan cara (FGD) focus group Discussion memperhatikan bahwa masyarakat umum saat ini menduduki proses mengambil  informasi secara mandiri.

Dua puluh tahun yang lalu, informasi yang diperoleh masyarakat atau pendengar radio bergantung pada media yang menyajikannya. Namun kini merekalah yang aktif mengakses informasi dari berbagai sumber. Contoh memliki penjelasan menjadi sangat pribadi sejak perkembangan Internet.

Keuntungan Radio Digital

Radio digital mempunyai kapasitas yang lebih baik dibandingkan radio kuno. Bunyi yang diciptakan tahan pada setiap gangguan suara dari gelombang sinyal radio lain. Agar tidak ada kemungkinan bertumpukan antara satu saluran dengan saluran lainnya.

Kualitas suara yang dihasilkannya bagus dan jernih, seperti CD.

Radio digital juga dilengkapi dengan layanan interaktif dan ubiquitous yang berarti kapanpun, dimanapun, dan dengan perangkat apapun. Pendengar akan lebih mudah mengikuti acara voting dan kompetisi yang diadakan oleh stasiun radio. Termasuk kegiatan diskusi atau talkshow.

Frekuensi pada radio digital mempunyai Jaringan Frekuensi Tunggal, sehingga satu saluran dapat diisi oleh lima hingga enam program radio.

Spektrum sinyal pada radio digital juga lebih stabil dibandingkan pada radio konvensional.

Radio digital juga memiliki daya pancar yang efisien dan efisiensi infrastruktur, sehingga dapat meminimalkan biaya produksi.

Penelitian di Jepang menyatakan bahwa sistem penyiaran digital ini dapat dimaksimalkan sebagai alat penyebaran informasi potensi bencana atau Emergency Warning System (EWS).

Dengan sistem ini, seluruh perangkat digital seperti radio digital, televisi digital, PDA, komputer yang terhubung secara online, penerima pesan di telepon digital, pemutar DVD digital portabel, dapat digunakan untuk menyebarkan informasi bencana kepada masyarakat.

By admin